Kaca Patri, walaupun sudah dikenal sejak lama, namun elemen interior yang satu ini tetap memiliki daya pikat tersendiri. Seakan tidak terpengaruh dengan demam minimalis, permintaan akan kaca patri masih terus ada. Selain sebagai penghias pintu dan jendela, penggunaan kaca patri juga banyak dimanfaatkan sebagai elemen interior lainnya, misalnya sebagai penyekat antara antar ruang dalam atau partisi, maupun elemen dekoratif misal lampu gantung, meja, dll.
Disebut kaca patri karena pembuatannya dengan cara dipatri. Bahannya dari potongan-potongan kaca kemudian dirakit atau dipatri sesuai dengan desain yang diinginkan. Bahan dasarnya kaca warna-warni, kaca brazil bertekstur atau kaca kulit buaya. Ditinjau dari jenis bahan patri (penyambung) saat ini dipasaran umumnya ada dua jenis kaca patri yang ditawarkan kepada konsumen, yakni kaca patri berbahan kuningan dan timah. Tentu keduanya memiliki perbedaan dari sisi kualitas dan harga. Kaca patri kuningan terkesan lebih ekslusif dan indah. Namun, harganya dua kali lipat lebih mahal dibanding kaca patri timah. Baca selebihnya »
Filed under: Artikel | 4 Komentar »

